Mengulas Keunggulan Gula Kristal Putih Dengan Gula Aren

Gula kristal putih dengan gula aren memiliki rasa yang sama manisnya. Akan tetapi berbeda dari sisi kegunaannya. Gula kristal putih sendiri dibuat dari bahan dasar tebu. Sedangkan gula aren dibuat dari bahan dasar pohon Nira. Lalu bagaimana gula kristal putih bisa menjadi lebih unggul dibandingkan gula aren? Berikut ulasan singkatnya, antara lain:

1. Rasa

Dari sisi rasa gula kristal putih rasanya sangat manis, dibandingkan dengan gula aren. Ini dikarenakan bahan utama gula kristal putih berasal dari tebu. Kandungan gulanya lebih banyak dibandingkan Nira untuk pembuatan gula aren.

2. Tekstur

Proses pembuatan gula kristal putih juga berbeda. Dengan proses pembuatan gula aren. Tekstur yang dihasilkan pada gula kristal putih cenderung kering dan kasar. Sedangkan tekstur pada gula aren cenderung halus dan lembab.

3. Kalori

Jika dilihat dari kandungan kalori, dari gula kristal putih. Juga lebih besar dibandingkan gula aren. Gula kristal putih memiliki kandungan kalori 387. Sedangkan gula aren memiliki kandungan kalori 377.

4. Komposisi

Untuk komposisinya, gula kristal putih memiliki perbedaan dengan gula aren. Dimana untuk gula aren komposisinya menggunakan kristal gula putih. Dan ditambahkan dengan sirup molase. Sedangkan untuk gula kristal putih murni menggunakan kristal gula putih.

5. Warna dan jenis gula

Perbandingan dari sisi warna jelas, gula kristal putih warnanya lebih putih. Sedangkan gula aren berwarna coklat. Akan tetapi keduanya dalam kategori Jenis gula sukrosa. Yang memang digunakan untuk kebutuhan rumah tangga.

Dari uraian tersebut jelas, terlihat gula kristal putih jauh lebih unggul. Karena tekstur kasar dan kering dan tidak lembab seperti gula aren. Sehingga gula kristal putih daya simpannya jauh lebih lama. Dibandingkan gula aren, khususnya di tempat yang udaranya panas. Akan tetapi penggunaan dari gula kristal putih untuk jangka panjang, memang dapat memicu penyakit diabetes. Sedangkan penggunaan gula aren dalam jangka panjang, justru tidak menimbulkan penyakit diabetes. Jadi bisa disimpulkan bahwa, penggunaan gula tergantung dari kadarnya. Untuk campuran makanan ataupun minuman. Jika terlalu banyak tentunya akan berdampak negatif.